Memandang Salib Raja-ku

Isaac Watts - Isaac Watts

Isaac Watts (lahir di Southampton, Inggris, 17 Juli 1674 – meninggal di London, Inggris, 25 November 1748 pada umur 74 tahun) adalah seorang pendeta dan juga komponis musik gereja yang terkenal dan mempunyai wawasan yang sangat luas. Dia adalah anak tertua dari 9 bersaudara. Ayahnya aktif dalam pelayanan gereja. Meskipun Isaac mempunyai kesehatan yang kurang baik, dia sangatlah pandai dalam banyak hal. Isaac sejak kecil mempunyai kemampuan khusus dalam sastra dan puisi. Dari umur 5 tahun sampai 13 tahun, dia sudah belajar bahasa Latin, Yunani dan Ibrani. Dan dia sudah mulai menulis puisi. Bahkan berbicara pun dia seringkali seperti sedang berpuisi. Isaac menilai hymn yang dinyanyikan di gereja mereka itu kurang bagus. Karena itu ayahnya menantang Isaac untuk membuat puisi-puisi lagu kristen supaya dinyanyikan dalam gereja tempat mereka beribadah. Sejak itu, dia terus membuat lagu yang baru dan dinyanyikan setiap minggu. Dia juga mempelajari mengenai psikologi, berkotbah, memperdalam alkitab, menulis buku-buku agama kristen, pandai dalam logika dan lain-lain. Pada umur 20 tahun, dia lulus dari kuliahnya. Dan masa itulah dia menulis kumpulan hymn dan lagu-lagu kristen yang diterbitkan pada 1707-1709. Kurang lebih selama 6 tahun dia juga mempelajari teologi dan filsafat. Dia berkotbah pertama kali ketika berumur 24 tahun. Dia meninggal saat berumur 74 tahun (25 November 1748). Dia dimakamkan di Bunhill Fields Cemetery, London tempat dimana John Bunyan, Joseph Hart John Rippon dan William Shrubsole juga dimakamkan. Sebagai penghargaan, dibuat suatu monumen Isaac Watts di Westminster Abbey, Gereja yang terkenal di Inggris.

Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1707 dalam kumpulan hymne untuk Perjamuan Tuhan. Syair lagu ini seringkali dianggap sebagai hymne karangan Isaac Watts yang paling luar biasa. Seorang alhi sastra, yang juga penyair ternama, pernah menyebut lagu ini sebagai nyanyian terbesar dalam bahasa Inggris. Syair Isaac Watts ini ditulis berdasarkan Galatia 6:4 “Aku sekali-sekali tidak mau bermegah, selai dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.” Nyanyian ini kini dilantunkan oleh umat Kristen di seluruh dunia pada saat mereka memperingati penyaliban Tuhan Yesus. Hymne ini adalah renungan tentang penebusan Kristus melalui kematian-Nya di kayu salib; Kristus menjadi pusat nyanyian.