Katekismus Heidelberg

Katekismus Heidelberg P52 – Penghiburan dalam Penghakiman Kristus

Renungan harian 29 November 2021 Katekismus Heidelberg P52 – Penghiburan dalam Penghakiman Kristus Pert. Penghiburan apa yang Saudara peroleh dari kedatangan Kristus kembali untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati? Jaw. Bahwa dalam segala kedukaan dan penganiayaan, dengan kepala tegak aku tetap menantikan kedatangan Dia, yang dahulu menghadapi pengadilan Allah guna kebaikanku, dan yang…

Katekismus Heidelberg P51 – Manfaat Kemuliaan Kristus

Renungan harian 22 November 2021 Katekismus Heidelberg P51 – Manfaat Kemuliaan Kristus Pert. Apa manfaat kemuliaan Kristus, Kepala kita itu, bagi kita? Jaw. Pertama, Dia, oleh Roh-Nya yang Kudus, mencurahkan karunia-karunia surgawi ke dalam diri kita, anggota-anggota-Nya (a). Kedua, dengan kuasaNya Dia melindungi dan memelihara kita terhadap semua musuh (b). (a) Kis 2:33. (b) Yoh…

Katekismus Heidelberg P50 – Duduk di sebelah Kanan Allah

Renungan harian 15 November 2021 Katekismus Heidelberg P50 – Duduk di sebelah Kanan Allah Pert. Mengapa ditambahkan lagi kata-kata duduk di sebelah kanan Allah? Jaw. Karena Kristus telah naik ke surga, supaya di sana Dia menyatakan diriNya sebagai Kepala Gereja Kristen yang menjadi milik-Nya (a), dan dengan perantaraan Dialah Allah Bapa memerintah segala sesuatu (b)….

Katekismus Heidelberg P49 – Manfaat Kenaikan Kristus ke Surga

Renungan harian 8 November 2021 Katekismus Heidelberg P49 – Manfaat Kenaikan Kristus ke Surga Pert. Apa manfaat kenaikan Kristus ke surga bagi kita? Jaw. Pertama, di surga Dia menjadi Jurusyafaat bagi kita di hadapan Bapa-Nya (a). Kedua, adanya daging kita di surga menjadi jaminan yang pasti bahwa Dia, sebagai Kepala, akan menyambut kita, yaitu anggota-anggota-Nya…

Katekismus Heidelberg P48 – Kesatuan Hipostasis Dua Natur Kristus

Renungan harian 1 November 2021 Katekismus Heidelberg P48 – Kesatuan Hipostasis Dua Natur Kristus Pert. Tetapi, jika kemanusiaan-Nya itu tidak terdapat di segala tempat bersama dengan keallahan, bukankah kedua tabiat Kristus itu terpisah yang satu dengan yang lain? Jaw. Sekali-kali tidak. Keallahan itu tak dapat dikurung oleh apa pun, dan hadir di segala tempat (a)….