Children of the Heavenly Father

Anak-anak Bapa Surgawi

Lirik

Berg, Carolina Sandell

(lahir 3 Oktober 1832, Froderyd, Smaland, Swedia;

meninggal 26 Juli 1903, Stockholm)

Musik

Melodi Swedia Tradisional

Pesona dari melodi lagu rakyat yang indah ini tidak diragukan lagi berkontribusi kuat pada daya tarik populer himne ini. Orang yang melihat lirik himne dapat menemukan bahwa kesederhanaan dari liriknya memungkiri topik serius: kasih karunia Tuhan saat menghadapi kematian. Sulit dipercaya bahwa puisi ini ditulis oleh seorang remaja.

Di kemudian hari Lina Sandell (dikenal sebagai “Fanny Crosby” Swedia) mengingat lirik ini dengan jelas karena pengalaman tragisnya sendiri. Ketika dia berusia 26 tahun, saat melakukan perjalanan dengan perahu bersama ayahnya, ayahnya jatuh ke laut dan dia melihat ayahnya tenggelam. Dua tahun kemudian ibunya juga meninggal.

Orang Kristen mengalami keamanan “pangkuan Tuhan” dalam hidup dan mati, dalam “hal-hal jahat” dari ziarah duniawi atau di “pengadilan surgawi yang suci” (bait 1-2). Bait ketiga tampaknya didasarkan pada Roma 8:38-39 (“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup… ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, …”), dan bait keempat dengan indah mengungkapkan kepercayaan kita pada anugerah Allah yang dijanjikan.

Himne ini efektif untuk anak-anak dan remaja serta orang dewasa. Himne ini cocok digunakan dalam renungan keluarga, dedikasi bayi, dan ibadat umum. Karena sifat reflektifnya, teks ini harus digunakan saat periode meditasi dalam kebaktian. Dalam pengaturan seperti itu, himne ini dapat dinyanyikan secara bergantian tanpa pengiring untuk satu atau dua bait, wanita menyanyikan bait 2 dan pria bait 3.

K.A.

A Prayer of Thanksgiving

Doa Syukur

Tuhan Yang Mahakuasa, Bapa dari segala rahmat, kami hamba-Mu mengucap syukur atas segala kebaikan dan kasih setia-Mu kepada kami dan kepada semua orang.

Kami memuji-Mu untuk penciptaan, pemeliharaan, dan semua berkat dalam hidup ini, tetapi terutama untuk kasih-Mu yang tak tertandingi dalam penebusan dunia oleh Tuhan kami, Yesus Kristus, untuk sarana kasih karunia, dan untuk harapan kemuliaan.

Dan, kami berdoa, berilah kami kesadaran akan belas kasihan-Mu, agar dengan hati yang benar-benar bersyukur kami dapat mengumumkan pujian-Mu, tidak hanya dengan bibir kami, tetapi dalam hidup kami, dengan menyerahkan diri kami kepada pelayanan-Mu, dan dengan berjalan di hadapan-Mu dalam kekudusan dan kebenaran sepanjang hari-hari kami; melalui Yesus Kristus, Tuhan kami, yang kepada-Nya, bersama Engkau dan Roh Kudus, adalah segala hormat dan kemuliaan sepanjang masa.

Amin.

Doa Tradisional Anglikan

What God Ordains Is Always Right

Apa yang Tuhan Tetapkan Selalu Benar

Lirik

Rodigast, Samuel

(lahir 19 Oktober 1649, Groben, Thüringia, Jerman; meninggal 29 Maret 1708, Berlin)

Musik

Gastorius, Severus

(lahir tidak diketahui; meninggal 1678)

Himen tentang pemeliharaan Allah ini sesuai dalam pemikiran baik dengan Nyanyian Musa (Ulangan 32) dan Berkat Musa atas 12 suku Israel (Ulangan 33). Pada akhir 40 tahun dalam pelayanan kepada Tuhan, Musa dapat menegaskan: “Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.” (Ulangan 32:4)

Seperti Musa dan orang Israel, orang Kristen zaman modern tidak selalu memahami jalan Tuhan. Keadaan mungkin menipu, tetapi, ketika mereka memilih untuk menaruh kepercayaan mereka pada Tuhan yang beranugerah dan perkasa, Dia memimpin mereka di jalan yang terang. Tuhan adalah fondasi mereka, perlindungan mereka, sukacita mereka. “Kekasih TUHAN yang diam pada-Nya dengan tenteram! TUHAN melindungi dia setiap waktu dan diam di antara lereng-lereng gunungnya… Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!” (Ulangan 33:12, 27)

Himne ini dapat dinyanyikan di musim apa pun sebagai tanggapan terhadap khotbah tentang pemeliharaan Allah. Melodi paduan suara yang kuat akan menjadi hal baru bagi banyak jemaat, tetapi akan cepat dipelajari jika diperkenalkan secara serempak oleh paduan suara. Teks himne ini dapat dibaca secara responsif oleh paduan suara dan dua kelompok jemaat: paduan suara membaca kalimat pertama, kelompok A kalimat kedua, dan kelompok B kalimat ketiga.

PM.

I Lift My Eyes to the Quiet Hills

Aku Mengangkat Pandanganku ke Bukit yang Tenang

Lirik

Dudley-Smith, Timothy

(lahir 26 Desember 1926, Manchester, Inggris)

Musik

Baughen, Michael

(lahir 7 Juni 1930, Borchamwood, Herts, Inggris)

dan Crocker, Elisabeth

(lahir 15 April 1950, Torquay, Devon, Inggris)

Himne kontemporer ini adalah salah satu dari sepasang “mazmur metrik” yang ditulis Timothy Dudley-Smith untuk koleksi populer Inggris Psalm Praise. Parafrase mazmur kedua, berdasarkan teks Mazmur 91 yang sudah dikenal, adalah “Aman dalam bayangan Tuhan.” Itu juga muncul di THE WORSHIPING CHURCH: A HYMNAL

Himne ini didasarkan pada delapan ayat dari “mazmur peziarah” (no. 121), yang secara tradisional dinyanyikan oleh para penyembah Yahudi saat mereka mendekati bukit Yerusalem. Ini adalah janji penghiburan yang berarti bagi semua orang yang mengharapkan kedamaian dari Tuhan.

Dalam teks ini kebenaran objektif tentang kuasa, kehendak, dan pemeliharaan Tuhan, serta pemeliharaan, penjagaan, dan pemeliharaan-Nya, digabungkan dengan pengalaman subjektif tentang mengetahui kekuatan-Nya, merasakan ketenangan, dan tertidur dalam damai.

UPLIFTED EYES, sebuah lagu yang sangat ekspresif, ditulis khusus untuk teks ini oleh Michael Baughen dan Elisabeth Crocker dan diterbitkan dalam dua versi, satu untuk jemaat

dan satu untuk paduan suara, dalam Psalm Praise, 1973. Dalam Hymns II yang diterbitkan pada tahun 1976 oleh InterVarsity Press, dua versi ini diperkenalkan ke Amerika Serikat.

Himne ini efektif bila dinyanyikan sebagai panggilan untuk beribadah, panggilan untuk berdoa, tanggapan terhadap doa, atau tanggapan terhadap sebuah doa berkat.

W.L.