Beritakan Injil Selamanya

Musik & Teks: Stephen Tong

2 Timotius 1:8a “jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita”

Pdt Stephen Tong lahir tahun 1940 di kota Xiamen, Cina. Ayahnya berasal dari Cina dan Ibunya berasal dari Indonesia. Dari keluarga ini lahirlah 7 orang anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Ayahnya meninggal dunia ketika Pak Tong berumur 3 tahun. Sejak itu Ibunya mengasuh 7 orang anak ini sendirian. Ketika Pak Tong berumur 9 tahun, Ibunya membawa mereka ke Indonesia. Mereka pun tinggal di Surabaya. Ketika Pak Tong berumur 17 tahun, dia mengikuti suatu kebaktian yang dipimpin oleh seorang hamba Tuhan bernama Andrew Gih. Dalam kebaktian itu, dia dan 4 saudaranya laki-lakinya menyerahkan diri untuk hidup melayani Tuhan seumur hidup mereka. Kelima orang ini adalah Peter, Caleb, Solomon, Stephen dan Joseph. Mereka pun sampai sekarang menjadi hamba Tuhan dan melayani di beberapa tempat di dunia. Pdt. DR. Stephen Tong sendiri sudah melayani lebih dari 50 tahun di berbagai negara.

 

Lagu ini mengungkapkan kerinduan secara pribadi dari Pdt. Stephen Tong dan juga seruan alkitab supaya kita menyebarkan injil sejati tentang Yesus Kristus Tuhan Sang Juruselamat. Banyak injil palsu tersebar yang mengajarkan hal-hal lain seperti kekayaan, kenyamanan dan berpusat pada manusia. Injil sejati adalah Injil tentang Yesus Kristus. Ia adalah satu-satunya jalan, kebenaran dan hidup (Yohanes 14:6). Ia adalah Allah yang datang ke dunia. Ia hidup dengan ketaatan penuh pada kehendak Allah Bapa bahkan sampai mati di salib (1 Korintus 15:1-4). Jika kita tidak menjelaskan pengorbanan Kristus, maka kita tidak membagikan Injil.

Selain injil yang sejati, lagu ini juga menyatakan bahwa penginjilan harus didasarkan pada kasih Tuhan dan kuasa Roh Kudus. Ungkapan kasih yang sejati adalah dorongan supaya orang lain yang kita kasihi datang dan mengenal Kristus. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Roh Kudus-lah yang mengubahkan kehidupan (Titus 3:5). Orang yang sudah dilahirbarukan oleh Roh Kudus akan lebih mengasihi Tuhan Yesus daripada hal-hal lain duniawi. Kita harus banyak-banyak berdoa, memohon kuasa dari Roh Kudus agar kita dimampukan untuk bersinar sedemikian rupa, sehingga orang lain akan mengenali kuasa Allah di dalam kita (Matius 5:16).