Latest Post

Happiness Is The Lord

Categories: Hymn Stories

Teks & Musik: Ira F. Stanphill, 1968

Description: F:\Ira.jpgIra F. Stanphill lahir di Belview, New Mexico, pada tahun 1914. Orang tuanya adalah Andrew Crittenton Stanphill dan Maggie Flora Engler Stanphill. Sampai berumur 12 tahun, Ira tinggal bersama orang tuanya di Kansas. Saat berumur 12 tahun itulah Ia bertobat. Sesudah lulus dari College yaitu pada saat itu berumur 22 tahun,Ia mulai berkotbah. Ia terlibat aktif dalam pelayanan penginjil dari suatu lembaga misi.

Ia merupakan salah satu penulis lagu kristen asal Amerika yang begitu dikenal pada pertengahan abad ke-20. Dia telah menulis lebih dari 550 lagu, di antaranya yang paling terkenal: “Mansion over the Hilltop,” “Room at the Cross,” dan tentu saja “Happiness Is the Lord.” Kadangkala Tuhan memberikan sebuah lagu kepada pengubah lagu pada saat yang tidak disangkasangka. Begitulah yang terjadi pada Ira Stanphill pada suatu sore di tahun 1974, setelah ia meninggalkan kantor gereja, di mana ia menjadi pendeta, di Fort Worth, Texas. Radio mobilnya menyala, dan selama menyetir dia mendengarkan beberapa iklan. Beberapa iklan tersebut disponsori oleh perusahaan yang mempromosikan happy hour dan minuman alkohol. Dia juga mendengar iklan rokok yang disampaikan sedemikian hingga seakan-akan bisa memberikan kebahagiaan.

Kata ‘kebahagiaan’ digunakan beberapa kali dalam iklan tersebut. Pada saat itu Ira berpikir bahwa kebahagiaan bukanlah datang dari semua hal itu, tapi dari mengenal Kristus. Selama pemikiran itu menguasai pikirannya, ia mulai bernyanyi. Dia menyanyikan sebuah lagu baru, menyusun kata-kata dan melodinya seraya menyetir. Dia menyanyikan lagu ini hampir sama seperti yang kita kenal sekarang.

Pengkotbah 8:12-13

Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya. Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.

Author: Gracelia Cristanti