dosa

Katekismus Heidelberg P14 – Pelunasan Hutang Dosa dan Ketidak-berdayaan Ciptaan

Renungan harian 8 Maret 2021 Katekismus Heidelberg P14 – Pelunasan Hutang Dosa dan Ketidak-berdayaan Ciptaan Pert. Mungkinkah ditemukan suatu makhluk semata, yang dapat melaksanakan pelunasan bagi kita? Jaw. Tidak mungkin. Pertama, Allah tidak mau menjatuhkan hukuman terhadap makhluk lain karena kesalahan yang diperbuat manusia (a). Kedua, tidak ada makhluk semata yang sanggup menanggung beban murka…

Katekismus Heidelberg P13 – Pelunasan Hutang Dosa dan Ketidak-berdayaan Manusia

Renungan harian 1 Maret 2021 Katekismus Heidelberg P13 – Pelunasan Hutang Dosa dan Ketidak-berdayaan Manusia Pert. Dapatkah kita melaksanakan pelunasan dengan berupaya sendiri? Jaw. Sama sekali tidak. Bahkan, tiap-tiap hari kita menambah hutang kita (a). (a) Maz 130:3. Manusia sudah jatuh ke dalam dosa. Keinginan hatinya adalah kejahatan semata-mata, bahkan dari masa mudanya (Kejadian 8:21)….

Katekismus Heidelberg P11 – Kasih dan Keadilan Allah

Renungan harian 15 Februari 2021 Katekismus Heidelberg P11 – Kasih dan Keadilan Allah Pert. Bukankah Allah juga penyayang? Jaw. Sungguh Allah itu penyayang (a), tetapi Dia juga adil (b). Oleh sebab itu, keadilan-Nya menuntut supaya dosa yang diperbuat terhadap Kemuliaan Allah yang Tertinggi itu dihukum dengan hukuman yang tertinggi juga, yaitu hukuman yang kekal atas…

Katekismus Heidelberg P10 – Murka Allah atas Keberdosaan Manusia

Renungan harian 8 Februari 2021 Katekismus Heidelberg P10 – Murka Allah atas Keberdosaan Manusia Pert. Apakah Allah hendak membiarkan ketidaktaatan dan kemurtadan semacam itu tanpa hukuman? Jaw. Tidak. Sebaliknya, Dia sangat murka (a), baik atas dosa turunan maupun atas dosa yang kita perbuat sendiri. Dia hendak menghukumnya dengan hukuman yang adil, baik di dunia ini…

Katekismus Heidelberg P9 – Tuntutan Keadilan Allah

Renungan harian 1 Februari 2021 Katekismus Heidelberg P9 – Tuntutan Keadilan Allah Pert. Apakah Allah memperlakukan manusia dengan tidak adil bila menuntut dalam hukum-Nya sesuatu yang tidak dapat dilaksanakan oleh manusia? Jaw. Tidak (a), karena Allah telah menjadikan manusia sedemikian rupa, hingga ia dapat melaksanakannya (b). Tetapi oleh bisikan iblis (c) dan oleh ketidaktaatannya yang…