Latest Post

Sejak Yesus di Hatiku (Since Jesus Came to My Heart)

Categories: Hymn Stories

Teks  : Rufus Henry McDaniel, 1914

Musik         : Charles Gabriel, 1914

Lirik lagu ini ditulis oleh Rufus Henry Mc Daniel yang lahir pada 29 Januari 1850. Ia sudah aktif dalam pelayanan bahkan sebagai pengkotbah sejak umur 19 tahun. Ia melayani di berbagai tempat seperti di Hamers ville, Higgin sport, Center burg, Sugar Creek, and Cincinnati. Selama hidupnya ia menulis lebih dari 1000 lagu Kristen, salah satu yang kita kenal adalah “SejakYesus di Hatiku”. Ia meninggal di Dayton pada 13 Februari 1940.

Musik dari lagu ini ditulis oleh Charles Gabriel, seorang komposer asal Amerika. Gabriel lahir pada 18 Agustus 1856 (Tahun yang sama dengan Johnson Oatman) di Wilton, Iowa. D-dan dibesarkan dalam kehidupan pertanian. Ayahnya mengajar menyanyi di sekolah dan juga di rumah mereka. Karena itu Charles tertarik dengan musik. Ia belajar organ. Walaupun tidak pernah belajar music secara formal, ia pernah memimpin paduan suara remaja sekolah untuk pergi kebeberapa tempat dan bernyanyi. Gabriel dikenal sebagai penulis lagu-lagu untuk kebaktian penginjilan atau yang kita kenal dengan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani). Dia menulis lebih dari 8.000 lagu untuk penginjilan termasuk menulis lirik lagu. Kadang dia menggunakan nama samaran: Charlotte G. Homer, H. A. Henry, dan S. B. Jackson. Dia tidak mau terlalu terkenal karena menulis banyak lagu. Dia ingin agar Tuhan dipermuliakan dalam lagu-lagu yang dia tulis. Gabriel terus melayani Tuhan dalam bidang musik sampai dia meninggal pada 15 September 1932 di Los Angeles, California.

Lagu ini pertama kali dinyanyikan secara umum dalam Kebaktian Kebangunan Rohani yang dipimpin oleh Billy Sunday (19 November1862 – 6 November 1935) di Philadelphia dalam tahun 1915. Tema besar lagu ini adalah “Hidup baru di dalam Yesus Kristus”.

Bait ke-1 menyatakan bahwa menjadi seorang kristen adalah seorang yang sudah diubahkan melalui pertobatan (Kisah Para Rasul 3:19). Hal ini kemudian memampukan kita untuk hidup sebagai anak-anak terang yang hidup dalam Terang Allah (1 Yoh. 1:5-7).

Bait ke-2 menyatakan mengenai keselamatan di dalam Yesus Kristus. Kita memperoleh keselamatan hanya di dalam Yesus Kristus yang sudah mati dan bangkit untuk menebus kita yang berdosa. Setiap orang yang hidup di dalam Kristus akan mengalami penghapusan dosa (Kisah Para Rasul 22:16). 

Bait ke-3 menyampaikan mengenai jaminan yang pasti akan keselamatan di dalam Yesus Kristus. Seperti dikatakan dalam 1 Yohanes 5:11-13, “Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barang siapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barang siapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.”

Perubahan demi perubahan kita alami di dalam Kristus Perubahan yang sejati akan menghasilkan buah yang indah di hadapanTuhan.

Author: Gracelia Cristanti