Latest Post

SIAPAKAH BAYI YANG TIDUR? (What Child Is This)

Categories: Hymn Stories

Teks  : William C. Dix

Musik: Melodi Inggris Tradisional

Siapa yang hadir ketika Tuhan Yesus lahir ke dunia ini? Yang pasti ada para malaikat, Yusuf dan Maria, para gembala, dan orang-orang majus yang melihat kehadiran Sang Juruselamat pertama kali di dunia ini. Ketika mengetahui siapa saja yang hadir, maka kita menjadi heran siapakah Dia yang diwaktu kelahiranNya ada para malaikat? Dia pasti adalah suatu pribadi yang begitu Agung. Benar, karena Dia adalah Juruselamat dan Tuhan kita. Tapi sulit bagi manusia untuk membayangkan bahwa bayi yang terbaring di palungan adalah Tuhan, Sang Pencipta dan Penebus. Sulit bagi kita membayangkan bahwa ternyata dia adalah Mesias yang dijanjikan sejak dari Perjanjian Lama. Banyak yang mencoba memikirkan dan menjelaskan bagaimana Tuhan Yesus itu sepenuhnya Allah dan juga sepenuhnya manusia. Hanya karena iman yang dibangun di atas dasar kebenaran firman Tuhan yang membuat kita sungguh percaya bahwa Dia memang Tuhan dan Juruselamat kita.

Dia yang adalah Roti hidup memulai pelayananNya dengan berpuasa dan menjadi lapar. Dia yang adalah Air Hidup mengakhiri pelayananNya disalib dengan pernah mengatakan bahwa Dia haus. Kristus yang bisa lapar adalah Kristus yang juga memberi makan banyak orang sampai kenyang. Kristus yang berdoa, juga adalah Kristus yang mendengar doa. Dia yang dijual 30 keping perak, juga Dia yang menebus manusia berdosa melalui pengorbananNya disalib. Dia yang seperti domba untuk penebusan, Dia juga adalah Gembala yang baik. Kematian-Nya mematikan kuasa kematian.

Betapa indahnya jawaban yang agung dari lagu ini: “Dia Kristus Raja-ku, Muliakanlah Dia.”

Teks lagu ini yang begitu kental menggambarkan keagungan Kristus ditulis oleh William C. Dix. Dia adalah seorang pekerja asuransi yang sukses di Glasgow, Skotlandia. Kemudia dia mendadak sakit secara serius saat berumur 29 tahun. Dix mengalami sakit yang lama. Dia kemudian terus berseru pada Tuhan saat itu. Kemudian di dalam sakitnya itulah dia sungguh mengalami pertobatan dan berjanji untuk terus memuliakan Tuhan dalam hidupnya. Sejak itulah dia mulai menulis puisi-puisi begitu indah untuk kemuliaan Tuhan. Lagu ini diambil dari salah satu puisinya yang berjudul “The Manger Throne,” yang ditulis William Dix pada tahun 1865.

Siapakah bayi yang tidur dipelukan Maria?

yang dib’ri salam Malaikat dan di jaga gembala.

Mengapakah Ia terbaring di kandang ternak hina?

Bagi manusia berdosa Dia rela jadi manusia.

Persembahkanlah padaNya kemenyan, mur dan emas,

Rajakanlah hai umatNya, Raja segala raja!

Dia  Kristus Rajaku, malak, gembala memuji;

Muliakanlah Dia, bayi di pelukan Maria.

Author: Gracelia Cristanti